Sekilas tentang Pelindungan Data Pribadi berdasarkan Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022

Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi telah disahkan pada tanggal 17 Oktober 2022 sebagai wujud komitmen negara dalam menjaga hak privasi dan keamanan informasi setiap individu. Terdapat beberapa poin penting dalam UU PDP yang dapat kita pelajari antara lain:

Data pribadi terdiri atas 2 jenis yaitu:

  • Data spesifik yang mencakup informasi tentang kesehatan, biometrik, genetika, catatan kejahatan, data anak, data keuangan, dan/atau data lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • Data umum yang mencakup informasi tentang nama lengkap, jenis kelamin, kewarganegaraan, agama, status perkawinan, dan/atau data pribadi yang dikombinasikan mengidentifikasi seseorang.

Terdapat beberapa potensi dari adanya memanfaatkan data-data pribadi tersebut yaitu:

  • Kejahatan keuangan seperti pemerasan, penipuan, pengajuan pinjaman, pengajuan online (pinjol), transaksi uang ilegal;
  • Mengaku sebagai orang lain untuk mendapatkan bantuan sosial, layanan kesehatan, program tenaga kerja;
  • Spam dan phishing via email, messenger, telpon, dll

Beberapa data pribadi yang perlu kita lindungi agar tidak tersebar yaitu:

  • Nomor identitas;
  • Informasi medis;
  • Nama panggilan;
  • Tanda tangan;
  • Alamat lengkap;
  • Identitas keluarga;
  • Foto dokumen;
  • Geolocation.

Informasi lebih lanjut :
Computer Security Incident Response Team Kementerian Kesehatan
https://csirt.kemkes.go.id/

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >