Pencanangan Introduksi Imunisasi Japanese Encephalitis (JE)

Pontianak, 26 September 2023

Japanese Encephalitis (JE) merupakan salah satu penyebab utama radang otak (ensefalitis) di Asia dimana Indonesia merupakan salah satu negara endemis JE. Berdasarkan data publikasi Badan Kesehatan Dunia atau WHO, diperkirakan 67.900 kasus baru per tahun di  24 negara di kawasan Asia dan Oceania, sedangkan kasus konfirmasi JE di Indonesia dalam periode tahun 2014 sampai dengan per Juli 2023 ini, dilaporkan 145 kasus dimana 30 kasus berada di Provinsi Kalimantan Barat.Sehingga Pemerintah Indonesia telah memiliki rencana untuk introduksi 14 antigen baru termasuk salah satunya introduksi imunisasi Japanese Encephalitis (JE). Hal ini telah tercantum dalam Renstra Kementerian Kesehatan tahun 2022 – 2024 dan Comprehensive Multi Year Plan (cMYP) 2020 – 2024. Menteri Kesehatan juga telah menetapkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 1462 tahun 2023 tentang Pemberian Imunisasi Japanese Encephalitis di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi D.I Yogyakarta tahun 2023 – 2024.  Menindaklanjuti hal ini, maka mulai hari ini pemerintah akan memperluas pemberian imunisasi JE di Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam pencanangan  dilaksanakan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM.,MARS bersama  Bapak Pj. Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, serta kepala Dinas Kesehatan hingga stakeholders terkait.  sangat berharap pemberian imunisasi tambahan massal JE dengan target 1,3 juta berusia 9 bulan sampai dengan kurang 15 tahun dalam imunisasi tambahan massal dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat sehingga pada bulan November 2023 dapat dilanjutkan dengan pemberian imunisasi rutin JE pada anak usia 10 bulan dalam program imunisasi rutin. Karen kita Belajar dari penanganan pandemi COVID-19 lalu, dimana seluruh lintas sektor/program bekerjasama dan berupaya keras sehingga COVID-19 dapat segera ditanggulangi melalui intervensi vaksinasi COVID-19 untuk  berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyebarkan pesan tentang program imunisasi JE ini, terkait penting dan manfaat satu dosis imunisasi JE tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat disekitar kita.

Pencanangan program imunisasi mencanangkan masa depan yang lebih cerah dan lebih sehat untuk seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan dicanangkan pemberian imunisasi JE maka dengan demikian mulai hari ini, Provinsi Kalimantan Barat telah memperkenalkan 14 antigen vaksin dalam program imunisasi nasional. Dengan kerjasama dan upaya keras yang luar biasa dari Bapak Ibu semua yang berasal dari lintas sektor/program antar lembaga baik pemerintah maupun swasta, TNI/Polri, organisasi profesi, kelompok tokoh agama/masyarakat dari multietnis, pengelola program imunisasi dan petugas kesehatan termasuk mitra pembangunan kesehatan maka kita dapat menyelesaikan dengan cepat dan tepat bersama akan berhasil mencapai cakupan imunisasi JE yang berkualitas, tinggi dan merata sehingga JE dapat dikendalikan untuk itu Mari kita lindungi anak – anak Indonesia dari bahaya penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) salah satunya adalah JE sehingga Indonesia dapat memiliki generasi emas yang sehat, tangguh, cerdas dan kuat. (ing)

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >