Pada Momentum HMS 2023, Pemerintah Berharap Tahun 2024 Semua Daerah di Indonesia Bebas Malaria

RPJMN tahun 2020-2024 menetapkan target 405 kabupaten/kota Bebas Malaria tahun 2024. Sampai April tahun 2023, ada 5 provinsi dan 381 kabupaten/kota yang telah mendapatkan Sertifikat Bebas Malaria. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian RPJMN masih On the Track.

Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS pada Puncak Peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) 2023, Kamis (15/6) di Titik Nol IKN Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Menurut penilaian kami sudah mendekati, karena target kita di RPJMN 2024 ada 405 kabupaten yang eliminasi, sekarang sudah 381 kabupaten/kota, tinggal sedikit dengan harapan tahun 2024 bisa lunas,” ujar Dirjen Maxi

Untuk menggapainya, kata Dirjen Maxi diperlukan itikad dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat itu sendiri dalam memberantas malaria di wilayahnya.

Salah satunya dengan mengadopsi praktik baik yang sudah dilakukan oleh 5 provinsi yakni Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali yang telah berhasil mencapai eliminasi malaria.

Dirjen Maxi menambahkan, dengan Indonesia yang bebas dari malaria akan memberikan dampak baik bagi Indonesia. Menurutnya, semakin banyak daerah yang bebas malaria maka kepercayaan dunia luar terhadap Indonesia semakin tinggi.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemda Provinsi dan Kabupaten di Indonesia, meskipun telah melalui pandemi COVID-19 tahun 2020-2022. Namun upaya mencapai Eliminasi Malaria tak pernah surut. Ini menunjukkan bahwa kita adalah negara yang kuat,” ungkap Dirjen Maxi

Dikesempatannya, Dirjen Maxi juga mengucapkan selamat kepada jajaran Pemda Provinsi, Kabupaten/Kota yang telah berhasil mencapai status bebas malaria. Proses yang tidak mudah ini dilakukan atas kerja sama yang baik antar semua komponen yang terlibat di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Tahun ini merupakan tahun yang luar biasa dalam upaya pencapaian eliminasi malaria, dimana keberhasilan dari Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat Daya menunjukkan bahwa regional Papua mampu untuk mencapai situasi bebas malaria.

Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2023 mengusung tema Global “Time to deliver zero malaria: Invest, Innovate, Implement”, dan Tema Nasional kita adalah “Dengan Investasi, Inovasi dan Implementasi Kita Capai Indonesia Bebas Malaria. Tema ini sejalan dengan semangat kita dalam berjuang mengupayakan penanggulangan malaria dengan adanya investasi kesehatan dan inovasi yang memacu kreatifitas lokal dan menerapkan implementasi secara tepat dan optimal.

Selain itu dikesempatan yang sama dilakukan juga penyerahan Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan yang diserahkan oleh Dirjen P2P kepada 5 Provinsi yaitu Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali. Kemudian juga kepada 30 Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Lampung Selatan, Pesisir Barat, Pangandaran, Banjar, Sekadau, Landak, Mahakam Ulu, Gunung Mas, Minahasa Selatan, Buton, Buton Selatan, Konawe Kepulauan, Pangkajene Kepulauan, Tana Toraja, Buru, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Nagekeo, Manggarai Barat, Sorong Selatan, Kota Tual, dan Kota Manado. (ADT/SSH/CRP)

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >