Koordinasi Pembinaan Wilayah Provinsi Sumatera Selatan

Kementerian Kesehatan memiliki tanggung jawab besar untuk pencapaian target strategi nasional dibidang kesehatan, yaitu kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi masyarakat, pencegahan dan pengendalian penyakit, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan penguatan sistem kesehatan. Hal ini sejalan dengan Rencana Strategis Kementerian Kesehatan melalui Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022, dengan ditetapkannya tema Transformasi Kesehatan melalui enam pilar transformasi yakni 1). Tranfromasi Layanan Primer, 2). Transformasi Layanan Rujukan, 3). Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, 4). Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, 5). Transformasi Sumber Daya Manusia Kesehatan dan 6). Transformasi Teknologi Kesehatan. Pelaksanaan Transformasi Kesehatan tersebut harus dilaksanakan dari tingkat Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi/Kab/Kota sampai pada tingkat Puskesmas. 

Sekretariat Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Setditjen P2P) Kementerian Kesehatan RI mengadakan acara Pertemuan Koordinasi Pembinaan Wilayah (Binwil) di Provinsi Sumatera Selatan, pada tanggal 25 – 27 September 2023 yang berlokasi acara tersebut di Hotel Aryaduta Palembang.

Pertemuan ini melibatkan Seluruh Dinas Kesehatan Provinsi/Kota/Kabupaten, Dalam acara Koordinasi Binwil Provinsi sumsel ini dr. Yudi Pramono, MARS selaku Sekretaris Ditjen P2P membuka acara tersebut dengan  dilakukan dalam upaya membangun sinergitas antara pusat dan daerah untuk mendukung implementasi 6 (enam) pilar transformasi kesehatan melalui pembinaan, pendampingan, koordinasi, advokasi dan komunikasi secara intens. Output yang diharapkan dalam pertemuan ini adalah 

  • Tersosialisasinya 6 pilar Transformasi Kesehatan di Provinsi Sumatera Selatan
  • Teridentifikasinya permasalahan dan pemecahan masalah dalam implementasi transformasi Kesehatan.
  • Tersusunnya rekomendasi dan tindaklanjut pertemuan.

Hal senanda juga acara ini tidak terlewatkan dengan laporan oleh ketua panitia Drs. Hadi Suprayitno, MM , ketua panitia melaporakan peserta pertemuan sebanyak 54 orang yang terdiri dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kab/Kota di Provinsi Sumatera Selatan, Lintas Sektor dan Lintas Program di Provinsi Sumatera Selatan dan peserta pusat. Kegiatan ini juga menghadirkan Narasumber yang berkompeten pertemuan koordinasi Pembinaan Wilayah terdiri dari :

  • Staf Ahli Menteri Bidang Politik dan Globalisasi Kesehatan
    • Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
    • Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan
    • Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan
    • Sekretaris Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan
    • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular
    • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular 
    • Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian
    • Direktur Gizi dan KIA
    • Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat
    • Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan
    • Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan

Pada Kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dr.H. Trisnawarman, M.Kes, Sp.KKLP menyampaikan “Universal Health Coverage” (UHC) untuk seluruh kabupaten/kota dan provinsi sehingga akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat dapat terjamin dengan baik. Disisi lain, dukungan lintas sektor dalam pembangunan kesehatan dirasakan sudah berjalan dengan baik, yang ditunjukkan dengan capaian penurunan kasus stunting yang sangat tinggi pada tahun 2022. Secara keseluruhan, capaian program kesehatan di Provinsi Sumatera Selatan semakin membaik. keterlibatan masyarakat, khususnya melalui kader-kader kesehatan juga perlu terus ditingkatkan.

Karena kita sadar betul bahwa keberhasilan program kesehatan harus didukung secara langsung oleh masyarakat serta semakin meningkatnya kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. berbagai program juga sudah melibatkan kader kesehatan secara aktif, baik melalui kader Posbindu PTM, kader Posyandu, Kader Malaria, Kader TBC dan lain sebagainya. Kita harapkan dengan keterlibaan kader ini akan dapat memberikan percepatan pencapaian indikator dan keberhasilan program kesehatan. (CRP)

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >