Deteksi Dini, Pencegahan, dan Faktor Risiko Kanker Leher Rahim

Skrining dan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim adalam Pemeriksaan untuk menemukan sedini mungkin segala kelainan pada leher rahim, mulai perubahan awal sel (displasia/tahapan pra kanker) maupun yang sudah menjadi kanker invasif. Pemeriksaannya dapat dengan cara IVA PAP Smear, DNA-HPV, Biopsi, dan lain-lain
Apa itu IVA? IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)
Pemeriksaan IVA adalah pemeriksaan dengan cara mengoleskan secara langsung
Asam Asetat/cuka dapur encer (konsentrasi 3-5%) pada leher rahim,
Setelah ditunggu kurang lebih satu menit, jika terdapat sel-sel displasia (tahapan pra
kanker) akan terlihat bercak putih
Jika hasil tes IVA negatif, maka akan diulang 3 tahun kemudian.

Pencegahan Kanker Leher Rahim

Pencegahan utama adalah menghindari faktor risiko kanker leher rahim terutama dengan menghindari perilaku seksual berisiko untuk terinfeksi HPY seperti berikut ini:

  • Tidak berganti-ganti pasangan seksual
  • Tidak melakukan hubungan seksual pada usia dini (kurang dari 20 tahun)
  • Hindari terpapar asap rokok (aktif dan pasif)
  • Menindaklanjuti hasil pemeriksaan IVA/PAP smear yang hasil nya positif
  • Lakukan vaksinasi HPV

Faktor Risiko Kanker Leher Rahim
Kanker leher rahim atau kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel ganas pada leher rahim/serviks yang tidak terkendali

  • Melakukan hubungan seksual di usia muda (< 18 tahun)
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Melakukan hubungan seksual dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan
  • Merokok ataupun sebagai perokok pasif (terpapar asap rokok)
  • Infeksi berulang pada alat kelamin, salah satunya karena kurang menjaga kebersihan alat kelamin

Kanker Leher Rahim 99% disebabkan oleh infeksi HPV (Human Papilloma Virus) onkogenik yang persisten

Kunjungi media sosial Penyakit Tidak Menular Indonesia untuk mendapatkan informasi penting lainnya.

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >