Ajarkan Anak Berpuasa dengan Pola Hidup Sehat

Berpuasa adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh setiap muslim pada bulan Ramadhan. Oleh karena itu, ada baiknya orang tua tahu cara mengajarkan anak puasa sejak dini. Harapannya agar anak terbiasa menjalankan kewajibannya sebagai muslim pada kemudian hari.

Nah, #SahabatSehat bisa mengajari anak manfaat puasa untuk kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat berikut:

Membuat Pola Makan Lebih Teratur

Pola makan anak akan menjadi lebih teratur saat berpuasa, karena mereka hanya akan makan besar saat buka puasa dan sahur. Pastikan anak mengonsumsi makanan bergizi yang cukup, agar ia memiliki energi untuk beraktivitas sepanjang hari.

Menghilangkan Racun dalam Tubuh Anak

Puasa membuat anak jadi jarang jajan di luar, sehingga akan terhindar dari makanan yang berbahan pengawet, berperisa buatan, dan berpemanis buatan

Biarkan Anak Melakukan Secara Bertahap

Bila anak memang masih sangat kecil, orang tua dapat mengajarkan untuk melakukan puasa secara bertahap. Misalnya, boleh makan saat jam 12 siang dan kemudian puasanya dilanjutkan kembali. Seiring berjalannya waktu, geser terus waktu berbukanya menjadi waktu buka puasa normal.

Buatkan Menu Berbuka dan Sahur yang Menyenangkan

Buatkan menu sajian yang menggugah seleranya. Tidak ada salahnya juga untuk menanyakan langsung kepada anak menu yang mereka inginkan dan tetap pastikan

agar nutrisinya tetap seimbang.

Ajak Anak Ikut Menyiapkan Menu Sahur dan Buka Puasa

Cobalah melibatkan Si Kecil dalam proses sehari-hari selama bulan Ramadhan agar ia bisa menikmati serunya berpuasa. #SahabatSehat juga bisa meminta Si Kecil untuk mempersiapkan kurma, sekaligus menjelaskan manfaat kurma untuk kesehatan.

Catat Kemajuan Mereka Setiap Hari

Buat kalender warna-warni untuk mencatat target dan pencapaian puasa. Setiap hari mereka bisa menyelesaikan puasa dengan baik, tempelkan stiker bintang pada kalender dan tuliskan kata-kata penyemangat. Cara ini bisa membuat anak bangga atas usaha mereka dan mendorong mereka untuk lebih semangat berpuasa

Beri Pujian

Sebaiknya hindari memarahi anak yang belum mampu puasa seharian penuh. Sebaliknya, orang tua harus memberikan dukungan agar ia termotivasi untuk melakukan yang lebih baik keesokan harinya. Berikan ia pujian atas setiap usaha yang dilakukan si kecil. Selain itu, selama tidak berlebihan, orang tua juga boleh memberikan hadiah untuk anak saat Hari Raya sebagai apresiasi atas perjuangannya menjalani puasa.

Yang perlu diingat, dalam mengajarkan anak tentang puasa, dibutuhkan kesabaran, pengertian, serta dukungan yang besar dari orang tua. Pasalnya setiap anak tentu memiliki karakter yang berbeda-beda. Namun, dengan pendekatan dan dukungan yang tepat, orang tua pasti bisa membantu anak dalam menjalankan ibadah puasa serta nilai-nilai keagamaan yang ada di dalam ibadah puasa itu sendiri.

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >