Sesditjen P2P Tekankan Data Program P2PML yang Tervalidasi Haruslah Berbasis Bukti atau Evidence-Based

Pertemuan Koordinasi dan Validasi Data Terintegrasi Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Ditjen P2P Kemenkes RI, pada Kamis malam (11/4) resmi ditutup oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA.

Dalam sambutannya, dr. Asjikin sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas terselenggaranya pertemuan ini yang dapat berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan kesepakatan yang akan mendukung suksesnya program Direktorat P2PML dalam mencapai semua target nasional maupun global.

“Saya juga berharap agar semua butir-butir kesepakatan dalam pertemuan ini akan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh baik oleh pusat, provinsi, maupun jajaran kabupaten/kota sampai kepada puskesmas,”harap dr.Asjikin

Selanjutnya, kata dr. Asjikin data yang telah di validasi pada pertemuan ini hendaknya dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh untuk memantau dan menilai perkembangan pelaksanaan masing-masing program Direktorat P2PML. Data tersebut hendaknya di jadikan dasar untuk perencanaan, identifikasi masalah beserta solusinya dan langkah tindak lanjut berikutnya.

“Saya ingin mengingatkan bahwa sesuai arahan Dirjen P2P pada pembukaan pertemuan ini hendaknya setelah pertemuan ini umpan balik atau feedback berdasarkan data yang telah di validasi segera dikirmkan ke daerah oleh pusat. Kemudian juga diharapkan agar umpan balik yang dikirmkan ke daerah mencakup analisis atau kajian terhadap data yang telah di validasi dari tahun 2018 dan triwulan pertama tahun 2019 serta rekomendasi yang memuat solusi dan tindak lanjut dari permasalahan yang di hadapi oleh masing-masing program di daerah,”ujar dr.Asjikin dikesempatannya.

Karena, menurut dr. Asjikin umpan balik dari pusat sangat penting agar perencanaan yang dibuat di daerah benar-benar berbasis bukti atau evidence-based dan berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program dapat diperbaiki. Selain itu umpan balik dari pusat sekaligus juga dapat memperkuat kesepakatan yang dibuat dan ditandatangani oleh perwakilan peserta pada pertemuan ini.

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >