Sesditjen P2P Apresiasi Capaian Vaksinasi Covid-19 di Provinsi NTB

Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, Kementerian Kesehatan berkoordinasi dengan seluruh lintas program dan lintas sektor untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi massal Covid-19 yang nantinya akan dilaksanakan di seluruh Indonesia.

sumber foto : Dinkes Prov. NTB

Sekretaris Ditjen P2P, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M.Kes berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke kota Mataram, Provinsi NTB. Dalam kunjungannya, Sesditjen didampingi Kadinkes Provinsi NTB dr.H.Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS dan Kepala KKP Kelas II Mataram mengunjungi Dinkes Provinsi NTB dan melakukan pemantauan pelaksanaan vaksin massal Covid-19 di RS. Harapan Keluarga (RSHK), Mataram.

Sesditjen sangat mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan Provinsi beserta jajarannya atas pencapaian vaksinasi Covid-19 di NTB. Beliau juga mengatakan akan terus mendukung kegiatan vaksinasi dan akan memberikan 1 unit mobil vaksin serta CooL Room guna menunjang pelaksanaan kegiatan vaksinasi di NTB.

Saat ini, pencapaian vaksinasi untuk lansia di Pemprov NTB telah tercapai 5.663 orang dari jumlah sasaran sebanyak 13.336 orang dimana baru sekitar 40,9 persen. Oleh karena itu jika target vaksinasi massal bagi lansia dan pelayan publik di RSHK bisa tercapai, maka pemerintah akan memberikan tambahan vaksin sebanyak 1000 dosis.

sumber foto : Dinkes Prov.NTB

Pasca memantau pelaksanakan vaksinasi di RSHK, Sesditjen juga melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi Covid -19 kepada santri dan pengurus Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu, Lombok Tengah.

Kami sepenuhnya akan mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di NTB dan siap mensupport kebutuhan vaksin yang disesuaikan dengan jumlah stok vaksin di tingkat Nasional, ujar Sesditjen.

Berita ini disiarkan oleh Humas Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI. Gedung Adhyatma, Lt.9, Jl. H.R. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9 Kuningan, Jakarta Selatan 12950.(IND)

Kementerian Kesehatan tidak menerima suap dan/atau gratifikasi dalam bentuk apapun. Jika terdapat potensi suap atau gratifikasi silahkan laporkan melalui HALO KEMENKES 1500567 dan https://wbs.kemkes.go.id

Berita Terkait lainnya >

Posting Terbaru >